Resep Steak dan Tips Penting Agar Rasa Gurih dan Juicy

 

Makanan steak menjadi pilihan yang populer bagi banyak orang karena beberapa alasan. Steak umumnya dianggap sebagai makanan yang enak oleh banyak orang karena dagingnya yang empuk dan gurih. Tergantung pada bagaimana cara memasaknya, kualitas daging, bumbu dan saus yang digunakan, serta preferensi masing-masing orang, ada kemungkinan bahwa beberapa orang tidak menyukai rasa steak. Rasa suatu makanan adalah hal yang sangat subjektif dan tergantung pada preferensi individu.

Alasan Mengapa Seseorang Memilih Makanan Steak

Rasa: Steak biasanya memiliki rasa yang kaya dan gurih karena daging sapi yang digunakan biasanya merupakan bagian-bagian yang paling empuk dan lezat.

Sumber protein: Daging sapi yang digunakan pada steak merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh. Protein penting untuk membangun otot, menjaga kesehatan kulit dan rambut, serta menjaga sistem kekebalan tubuh.

Nutrisi: Daging sapi juga mengandung nutrisi penting seperti zat besi, vitamin B12, dan zinc.

Keanekaragaman: Ada berbagai jenis steak yang bisa dipilih, seperti sirloin, tenderloin, atau ribeye, yang semuanya memiliki karakteristik dan keunikan masing-masing.

Kesenangan: Makan steak juga bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan, terutama jika ditemani dengan saus atau kudapan lainnya.

Pemilihan Daging yang Benar

Pilih jenis daging yang tepat: Untuk membuat steak yang enak, pilihlah jenis daging sapi yang bagus seperti sirloin, tenderloin, atau ribeye. Pilihlah bagian yang memiliki lemak marbling atau garis-garis lemak yang terdapat di dalam daging. Lebih banyak lemak marbling akan membuat steak menjadi lebih lezat dan empuk.

Pilih daging yang berwarna merah muda: Daging sapi yang baik harus berwarna merah muda yang cerah. Hindari daging yang berwarna coklat atau keabu-abuan karena itu menunjukkan bahwa daging tersebut sudah terlalu lama disimpan.

Cek kualitas daging: Cek kualitas daging dengan melihat persentase lemak marbling, semakin banyak lemak marbling, semakin baik kualitas dagingnya. Selain itu, pastikan daging yang Anda pilih segar dan bebas dari bau yang tidak sedap.

Perhatikan tanggal kedaluwarsa: Pastikan tanggal kedaluwarsa daging masih lama dan sesuai standar yang dianjurkan. Jangan membeli daging yang sudah melebihi tanggal kedaluwarsa, karena dapat membahayakan kesehatan.

Belilah daging dari penjual yang terpercaya: Pastikan Anda membeli daging dari penjual yang terpercaya dan memiliki reputasi baik dalam menjual daging sapi yang segar dan berkualitas.

Faktor yang Dapat Membuat Daging Steak Tidak Enak

Kualitas daging yang buruk: Daging yang tidak segar atau diproses secara tidak tepat dapat menghasilkan steak yang kurang enak. Daging yang diproses dengan baik, seperti dipotong dengan benar dan disimpan dalam suhu yang tepat, akan menghasilkan steak yang lebih lezat.

Pengolahan yang tidak tepat: Cara memasak steak yang salah atau tidak sesuai dapat membuat daging steak tidak enak. Misalnya, memasak daging terlalu lama atau terlalu cepat, atau tidak membiarkan daging istirahat setelah dimasak.

Bumbu yang tidak tepat: Bumbu yang digunakan untuk mengolah steak juga dapat mempengaruhi rasa steak. Jika bumbu tidak sesuai dengan jenis daging atau tidak digunakan dengan benar, maka hasilnya akan kurang enak.

Tekstur daging yang buruk: Tekstur daging yang terlalu keras atau terlalu empuk dapat membuat steak tidak enak. Jenis daging yang lebih baik untuk steak biasanya adalah jenis daging yang memiliki serat yang lebih halus dan lebih sedikit lemak.

Pemilihan bagian daging yang salah: Memilih bagian daging yang kurang sesuai untuk steak, misalnya bagian daging yang terlalu berlemak atau terlalu berotot, juga dapat mempengaruhi rasa dan kualitas steak.

Resep Steak Sapi Rumahan yang Sehat dan Enak

Bahan:

  • 200 gram daging sapi has dalam
  • 1 sendok makan minyak zaitun
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  •  1 sendok teh paprika bubuk
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 sendok makan saus worcestershire
  • 1/4 buah lemon, peras airnya
  • 1 sendok teh kecap inggris
  • 1 buah kentang ukuran sedang, potong dadu kecil
  • 1/2 buah wortel, iris tipis, Asparagus
  • 1/2 sendok makan margarin
  • 1 sendok makan air

 Cara Membuat:

  1. Pertama-tama, lumuri daging sapi dengan minyak zaitun, garam, merica bubuk, paprika bubuk, dan bawang putih cincang. Diamkan selama 30 menit supaya bumbu meresap ke dalam daging.
  2. Sementara menunggu daging disiram bumbu, siapkan kentang, wortel, asparagus jika ada. Potong kentang menjadi dadu kecil, iris tipis wortel, dan bersihkan aparagus.
  3. Panaskan margarin dalam wajan. Tumis kentang terlebih dahulu hingga setengah matang. Kemudian, tambahkan wortel dan buncis, aduk rata. Masukkan air dan tutup wajan. Masak hingga sayuran matang dan empuk.
  4. Setelah sayuran matang, angkat dan sisihkan. Kemudian, panaskan lagi wajan dengan api sedang. Panggang daging sapi hingga matang sesuai selera. Setelah matang, angkat daging sapi dari wajan dan letakkan di piring saji.
  5. Tambahkan saus worcestershire, kecap inggris, dan perasan lemon ke dalam sisa bumbu yang ada di dalam wajan. Aduk rata hingga merata dan membentuk saus.
  6. Siram saus tersebut di atas daging sapi yang sudah matang. Sajikan steak sapi bersama dengan sayuran tadi. Steak sapi sehat dan enak siap untuk dinikmati.

Tips Steak yang Juice dan Kaya Rasa

Untuk steak yang juicy dan empuk, pilihlah daging yang memiliki marbling yang baik (adanya lemak yang tersebar di dalam daging). Beberapa jenis daging yang biasa digunakan untuk steak antara lain sirloin, tenderloin, rib eye, dan T-bone. Sebelum dimasak, biarkan daging berada pada suhu ruang selama sekitar 30 menit agar suhunya merata. 

Jangan lupa untuk membersihkan daging dan menghapus semua lemak yang berlebihan. Gunakan garam dan rempah-rempah secukupnya. Garam akan membantu melembutkan daging dan memperkuat rasa daging. Tambahkan rempah-rempah seperti lada hitam, rosemary, atau thyme untuk memberikan aroma yang khas pada steak. Panaskan penggorengan dengan baik. 

Panaskan penggorengan atau grill pan dengan baik sebelum memasak daging. Jangan terlalu sering membalik daging. Memasak steak terlalu lama atau terlalu sering dibalik akan membuat daging kehilangan kelembapannya dan menjadi kering. Sebaiknya balik daging hanya satu atau dua kali selama proses memasak. Biarkan stake sebelum disajikan. Setelah dimasak, biarkan steak istirahat selama beberapa menit agar jus dalam daging merata dan tidak tumpah keluar ketika dipotong. Dengan begitu, steak akan tetap juicy dan lezat ketika disajikan.

Makanan steak juga bisa tinggi lemak dan kalori, tergantung pada jenisnya dan bagaimana dimasak. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak dan seimbang dalam konteks diet yang sehat dan seimbang. Memilih daging yang baik adalah kunci untuk membuat steak yang lezat.

Post a Comment